Hallo
penonton video Atta tapi gak subscribe jadi kali ini ada info menarik nih dari
blog ku, yaitu di Magelang ada acara yang diselenggarakan oleh DIrektorat
Sejarah Republik Indonesia pada tanggal 28 sampai 31 Maret 2019 di Museum BPK
RI dan Museum Pengabdian Diponegoro. Acara yang dinamakan GEMES atau Gerakan
Melek Sejarah ini menampilkan Pagelaran Teater Tari ‘Aku Diponegoro’ , bedah
buku, pameran dan acara nonton bareng.
Pagelaran
tari ini menggunakan naskah yang dibuat oleh Landung Simatupang, dengan
Koreografinya diarahakan oleh koreografer yang cukup terkenal yaitu Djarot B.
Dharsono, sementara itu untuk musik dari teater tersebut dipimpin oleh komposer
bernama Danis Sugiyanto. Acara ini diadakan di Museum Pengabdian Pangeran
DIponegoro pada tanggal 28 Maret 2019 pada hari kamis.
Acara
ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan DIponegoro
di masa lampau. Perang diponegoro adalah perang yang terjadi selama lima tahun
antara 1825-1830. Perang ini disebut juga perang jawa, perang ini dipimpin oleh
diponegoro. Awal mulanya adalah Belanda memasang patok di tanah milik
Diponegoro. Ia menggunakan strategi perang dengan cara Gerilya. Belanda
mengerahkan 23.000 serdadu, pada tahun 1827 menggunakan strategi benteng yang
berhasil menangkap kyai Maja, kemudiian Mangkubumi dan panglima utamanya,
Sentot Ali Basya menyerahkan diri ke Belanda. Pada tahun 1830 Pangeran
Diponegoro diasingkan ke Manado dan dipindahkan ke Makassar hingga wafatnya
pada tanggal 8 januari 1855.
Demikian sekilaas gambaran tentang acara pagelaran teater
tari dan sejarah perang DIponegoro. See yaaaaaaa!!!!!


