Sabtu, 30 Maret 2019

HAH?? Gemashhhhhh


Hasil gambar untuk diponegoro
              



  Hallo penonton video Atta tapi gak subscribe jadi kali ini ada info menarik nih dari blog ku, yaitu di Magelang ada acara yang diselenggarakan oleh DIrektorat Sejarah Republik Indonesia pada tanggal 28 sampai 31 Maret 2019 di Museum BPK RI dan Museum Pengabdian Diponegoro. Acara yang dinamakan GEMES atau Gerakan Melek Sejarah ini menampilkan Pagelaran Teater Tari ‘Aku Diponegoro’ , bedah buku, pameran dan acara nonton bareng.
                Pagelaran tari ini menggunakan naskah yang dibuat oleh Landung Simatupang, dengan Koreografinya diarahakan oleh koreografer yang cukup terkenal yaitu Djarot B. Dharsono, sementara itu untuk musik dari teater tersebut dipimpin oleh komposer bernama Danis Sugiyanto. Acara ini diadakan di Museum Pengabdian Pangeran DIponegoro pada tanggal 28 Maret 2019 pada hari kamis.
                Acara ini bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk meneladani perjuangan DIponegoro di masa lampau. Perang diponegoro adalah perang yang terjadi selama lima tahun antara 1825-1830. Perang ini disebut juga perang jawa, perang ini dipimpin oleh diponegoro. Awal mulanya adalah Belanda memasang patok di tanah milik Diponegoro. Ia menggunakan strategi perang dengan cara Gerilya. Belanda mengerahkan 23.000 serdadu, pada tahun 1827 menggunakan strategi benteng yang berhasil menangkap kyai Maja, kemudiian Mangkubumi dan panglima utamanya, Sentot Ali Basya menyerahkan diri ke Belanda. Pada tahun 1830 Pangeran Diponegoro diasingkan ke Manado dan dipindahkan ke Makassar hingga wafatnya pada tanggal 8 januari 1855.
Demikian sekilaas gambaran tentang acara pagelaran teater tari dan sejarah perang DIponegoro. See yaaaaaaa!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar